A. Pembiasaan Bermusafahah dengan Guru
Pembiasaan bermusafahah di sekolah adalah kegiatan saling berjabat tangan dan saling memaafkan antar warga sekolah meliputi siswa, guru, dan staf yang dilaksanakan secara rutin untuk menumbuhkan rasa kasih sayang, menghormati sesama, dan mempererat ukhuwah islamiyah di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan akhlak mulia, menumbuhkan sikap rendah hati, menghargai orang lain, serta menciptakan suasana sekolah yang harmonis dan penuh berkah.
Tujuan pembiasaan bermusafahah ini antara lain yaitu:
1. Menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah melalui kebiasaan saling memaafkan dan menghormati.
2. Membangun hubungan harmonis antara guru, siswa, dan seluruh warga sekolah.
3. Membentuk karakter siswa yang beradab, sopan santun, dan menghargai orang lain.
4. Menumbuhkan semangat kebersamaan dan memperkuat budaya religius di lingkungan sekolah.
B. Pembiasaan 5S (Salam, Sapa, Senum, Sopan, Santun)
Program pembiasaan 5S merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan karakter positif dan budaya ramah di lingkungan sekolah melalui kebiasaan salam, senyum, sapa, sopan, dan santun dalam setiap interaksi antar warga sekolah. Program ini dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menciptakan suasana sekolah yang harmonis, beretika, dan berkarakter. Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah, baik guru, tenaga kependidikan, maupun peserta didik, agar terbentuk lingkungan yang penuh rasa hormat, empati, dan kebersamaan.
Tujuan Pembiasaan 5S antara lain:
1. Menumbuhkan sikap saling menghargai antar warga sekolah.
2. Membiasakan peserta didik berperilaku sopan dan santun dalam setiap situasi.
3. Membangun karakter positif melalui pembiasaan sehari-hari.
4. Menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, nyaman, dan berbudaya.
5. Menjadi teladan dalam membangun hubungan sosial yang baik di masyarakat.
C. Pembiasaan Berdoa Sebelum dan Sesudah melakukan Kegiatan
Program pembiasaan berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan merupakan salah satu upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai religius dan karakter spiritual kepada anak sejak dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak dibiasakan untuk selalu memohon pertolongan kepada Allah SWT sebelum memulai kegiatan dan mengucapkan syukur setelah kegiatan selesai. Pembiasaan ini dilakukan secara rutin dalam setiap kegiatan belajar, bermain, makan, dan kegiatan lainnya di lingkungan sekolah.
Tujuan pembiasaan berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan antara lain:
1. Menumbuhkan sikap religius dan rasa syukur kepada Allah SWT.
2. Membiasakan anak untuk berdoa dalam setiap aktivitas sebagai wujud ketergantungan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
3. Menanamkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, dan sopan santun.
4. Membentuk lingkungan sekolah yang bernuansa spiritual dan positif.
D. Qur’an Every Day (QED)
Qur’an Every Day (QED) merupakan program unggulan pembiasaan membaca Al-Qur’an setiap hari yang dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan dengan menggunakan metode Ummi, program ini dirancang untuk menanamkan kecintaan anak terhadap Al-Quran sejak usia dini melalui pembelajaran yang menyenangkan, sistematis, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Dalam rangka menjaga kualitas dan standart mutu pembelajaran, lembaga menjalin kerjasama resmi (MOU) dengan Ummi Foundation Surabaya. Kerjasama ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan metode Ummi di lembaga berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan, baik dari aspek kompetensi guru, proses pembelajaran, evaluasi bacaan, maupun sistem penjaminan mutu.
Melalui program QED yang didukung oleh Ummi Foundation Surabaya, lembaga berkomitmen menghadirkan pembelajaran Al Qur’an yang berkualitas, terukur dan berkesinambungan, sehinggan anak tidak hanya terbiasa membaca Al-Qur’an setiap hari. tetapi juga memiliki bacaan yang benar serta berakhlak Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari
Target capaian program
1. Anak terbiasa berinteraksi dengan Al-qur’an setiap hari
2. Anak mampu membaca Al Qur’an sesuai tahap perkembangannya
3. Anak memiliki Akhlak Qur’ani dalam keseharian
4. Terbentuk fondasi kuat untuk pembelajaran Al-Qur’an di jenjang selanjutnya.
Keunggulan program QED
1. Pembelajaran rutin, konsisten dan terjadwal
2. Metode ummi yang terstandar dan terbukti
3. Mendukung penguatan karakter dan nilai religius dalam kurikulum merdeka
4. Sinergi antara sekolah, guru dan orang tua
Bentuk kegiatan QED di sekolah antara lain:
Program Mengaji UMMI untuk Peserta Didik
Program Mengaji Metode Ummi merupakan kegiatan pembelajaran membaca Al-Qur’an yang dilaksanakan secara terstruktur, sistematis, dan berkesinambungan dengan menekankan pada ketepatan makharijul huruf, tajwid dasar, dan tartil bacaan, serta disesuaikan dengan tahap perkembangan anak usia dini. Metode Ummi menekankan prinsip mudah, menyenangkan, dan bermakna sehingga anak belajar mengaji dengan rasa senang dan percaya diri.
Tujuan Program:
1. Menanamkan kemampuan dasar membaca Al-Qur’an sejak dini serta membentuk sikap cinta Al-Qur’an pada peserta didik.
2. Membiasakan peserta didik mengenal dan melafalkan huruf hijaiyah dengan benar.
3. Mengembangkan kemampuan membaca suku kata dan kata dalam Al-Qur’an sesuai tahapan Ummi.
4. Menumbuhkan sikap disiplin, percaya diri, dan ketekunan dalam kegiatan mengaji. Membentuk kebiasaan belajar Al-Qur’an secara rutin dan menyenangkan.
Indikator Keberhasilan:
1. Peserta didik mampu mengenal dan melafalkan huruf hijaiyah dengan makhraj yang tepat.
2. Peserta didik mampu mengikuti pembelajaran mengaji dengan fokus dan antusias,
3. Peserta didik menunjukkan peningkatan kemampuan membaca sesuai jilid Ummi yang diikuti
4. Peserta didik terbiasa mengaji secara tertib dan mengikuti aturan pembelajaran
5. Guru melaksanakan pembelajaran sesuai standar Metode Ummi (klasikal dan individual).
Bentuk kegiatan Program Mengaji Ummi:
1. Tes Kenaikan Jilid
2. Pra Munaqosyah
3. Munaqosyah
4. Hubbul Qur’an
5. Program Mengaji Ummi Untuk Orang Tua (AJIBUANA)
E. Pembiasaan Berwudhu
Program Pembiasaan Wudhu di Taman Kanak-Kanak merupakan kegiatan pembinaan keagamaan yang bertujuan menanamkan kebiasaan bersuci (wudhu) secara benar kepada peserta didik sejak usia dini. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan pembiasaan sehari-hari yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak, menggunakan pendekatan bermain, meniru, dan praktik langsung.
Melalui program ini, peserta didik dikenalkan tata cara wudhu yang sederhana, urut, dan benar, sekaligus ditanamkan nilai kebersihan, kemandirian, dan kedisiplinan sebagai bagian dari pembentukan karakter religius anak.
Tujuan Umum:
Membentuk kebiasaan wudhu yang benar dan tertib pada peserta didik sebagai dasar pelaksanaan ibadah sejak usia dini.
Tujuan Khusus:
1. Mengenalkan tata cara wudhu secara sederhana dan berurutan.
2. Membiasakan peserta didik menjaga kebersihan diri.
3. Menumbuhkan sikap disiplin dan tertib dalam berwudhu.
4. Melatih kemandirian peserta didik dalam melakukan wudhu.
5. Menanamkan nilai ibadah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari
F. Pembiasaan Sholat Berjama’ah
Program Pembiasaan Sholat Berjama’ah merupakan kegiatan pembinaan keagamaan yang bertujuan menanamkan kebiasaan melaksanakan sholat secara berjama’ah sejak usia dini. Program ini dilaksanakan secara rutin dan terstruktur dengan pendekatan meniru, pembiasaan, dan praktik langsung, sehingga peserta didik dapat mengenal tata cara sholat dengan benar dalam suasana yang menyenangkan dan kondusif.
Melalui program ini, peserta didik tidak hanya dikenalkan pada gerakan dan bacaan sholat secara sederhana, tetapi juga ditanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, ketertiban, dan kekhusyukan sebagai bagian dari pembentukan karakter religius anak.
Tujuan Umum:
Membentuk kebiasaan melaksanakan sholat berjama’ah pada peserta didik sejak usia dini.
Tujuan Khusus:
1. Mengenalkan tata cara sholat berjama’ah secara sederhana dan benar.
2. Membiasakan peserta didik mengikuti sholat secara tertib dan disiplin.
3. Menanamkan nilai kebersamaan dan kebersatuan dalam ibadah.
4. Melatih peserta didik mengikuti imam dan aturan sholat berjama’ah.
5. Menumbuhkan sikap cinta dan senang terhadap ibadah sholat.
G. Pembiasaan Sholat Dhuha
Program Pembiasaan Sholat Dhuha merupakan kegiatan pembinaan keagamaan yang bertujuan menanamkan kebiasaan melaksanakan sholat sunnah Dhuha kepada peserta didik sejak usia dini. Program ini dilaksanakan secara rutin dan terencana dengan pendekatan pembiasaan, keteladanan, dan praktik langsung, sehingga anak terbiasa melaksanakan sholat dengan suasana yang menyenangkan dan penuh makna.
Melalui kegiatan ini, peserta didik dikenalkan pada sholat Dhuha sebagai bentuk ibadah, rasa syukur, dan pembiasaan berdoa kepada Allah SWT, sekaligus menanamkan nilai disiplin, ketenangan, dan kecintaan terhadap ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan Umum:
Membiasakan peserta didik melaksanakan sholat Dhuha sebagai bagian dari pembentukan karakter religius sejak usia dini.
Tujuan Khusus:
1. Mengenalkan sholat Dhuha sebagai salah satu ibadah sunnah.
2. Membiasakan peserta didik mengikuti sholat Dhuha dengan tertib.
3. Melatih peserta didik menirukan gerakan sholat dengan benar.
4. Menumbuhkan sikap tenang dan khusyuk saat beribadah.Menanamkan rasa syukur dan kedekatan kepada Allah SWT.
H. Pembiasaan Berdzikir dan Berdoa Selesai Sholat
Program Pembiasaan Berdzikir dan Doa Setelah Sholat merupakan kegiatan pembinaan keagamaan yang bertujuan menanamkan kebiasaan berdzikir dan berdoa kepada peserta didik setelah melaksanakan sholat. Program ini dilaksanakan secara rutin dan terintegrasi dengan kegiatan sholat berjama’ah maupun sholat Dhuha, menggunakan pendekatan meniru, pembiasaan, dan pengulangan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Melalui kegiatan ini, peserta didik dibimbing untuk mengenal bacaan dzikir dan doa secara sederhana, serta ditanamkan sikap tenang, khusyuk, dan penuh rasa syukur kepada Allah SWT sebagai bagian dari pembentukan karakter religius sejak usia dini.
Tujuan Umum:
Membiasakan peserta didik berdzikir dan berdoa setelah sholat sebagai bagian dari pembentukan karakter religius.
Tujuan Khusus:
1. Mengenalkan bacaan dzikir dan doa setelah sholat secara sederhana.
2. Membiasakan peserta didik mengikuti dzikir dan doa dengan tertib.
3. Menanamkan sikap tenang, khusyuk, dan bersyukur kepada Allah SWT.
4. Melatih konsentrasi dan ketenangan peserta didik setelah sholat.
5. Menumbuhkan kebiasaan berdoa dalam kehidupan sehari-hari.
I. Pembiasaan Infaq dan Sedekah
Program Pembiasaan Infaq dan Sedekah merupakan kegiatan pembinaan keagamaan yang bertujuan menanamkan nilai kepedulian, keikhlasan, dan berbagi kepada peserta didik sejak usia dini. Program ini dilaksanakan secara rutin dan terencana melalui kegiatan pembiasaan yang sederhana, menyenangkan, dan sesuai dengan perkembangan anak.
Melalui program ini, peserta didik dibimbing untuk mengenal makna infaq dan sedekah, membiasakan berbagi dengan sesama, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pembentukan karakter religius dan sosial anak.
Tujuan Umum:
Membiasakan peserta didik berinfaq, bersedekah sebagai wujud kepedulian dan rasa syukur sejak usia dini.
Tujuan Khusus:
1. Mengenalkan konsep infaq dan sedekah secara sederhana.
2. Membiasakan peserta didik menyisihkan sebagian miliknya untuk berbagi.
3. Menanamkan sikap ikhlas dan peduli terhadap sesame
4. Mengembangkan empati dan kepekaan sosial peserta didik.
5. Membentuk karakter dermawan dan bertanggung jawab.
J. Peringatan Hari Besar Islam (PHBI)
Program Pembiasaan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) merupakan kegiatan pembinaan keagamaan yang bertujuan mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai keislaman, keteladanan, dan kecintaan terhadap agama Islam kepada peserta didik sejak usia dini. Program ini dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan melalui kegiatan peringatan hari-hari besar Islam dengan pendekatan edukatif, tematik, dan menyenangkan.
Melalui program PHBI, peserta didik dikenalkan makna dan hikmah hari besar Islam secara sederhana, serta dibiasakan mengikuti kegiatan keagamaan yang menumbuhkan sikap religius, kebersamaan, dan toleransi dalam lingkungan sekolah.
Tujuan Umum:
Menanamkan nilai-nilai keislaman dan membentuk karakter religius peserta didik melalui pembiasaan peringatan Hari Besar Islam.
Tujuan Khusus:
1. Mengenalkan peserta didik pada berbagai Hari Besar Islam.
2. Menanamkan nilai keteladanan dan akhlak mulia dari peristiwa PHBI.
3. Menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap agama Islam.
4. Melatih kebersamaan dan partisipasi peserta didik dalam kegiatan keagamaan.
5. Membiasakan peserta didik mengikuti kegiatan keagamaan secara tertib dan menyenangkan.
6. Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shollalaaahu ‘Alaihi Wasalam
7. Kegiatan mengenal kisah Nabi melalui cerita, shalawat bersama, dan lomba sederhana.
8. Peringatan Isra Mi’raj
9. Kegiatan mendengarkan kisah perjalanan Isra Mi’raj dan pembiasaan sholat.
10. Peringatan Tahun Baru Islam (1 Muharram)
11. Kegiatan doa bersama, cerita hijrah, dan pembiasaan perilaku baik.
12. Peringatan Nuzulul Qur’an
13. Kegiatan membaca Al-Qur’an, mendengarkan kisah turunnya Al-Qur’an, dan Hubbul Qur’an.
14. Peringatan Idul Adha
15. Kegiatan manasik haji sederhana, pengenalan ibadah qurban, dan berbagi
16. Pondok Ramadhan
17. Kegiatan pembiasaan ibadah, doa, dan akhlak mulia selama bulan Ramadhan.
